61. Pembahasan Tentang Haji, Ar-Rabi' Berkata pada semua periwayat Tersebut; Asy-Syafi'I Menceritakan Kepada Kami

【1】

Musnad Syafi'i 1673: Anas bin lyadh menceritakan kepada kami dari Musa bin Uqbah, dari Nafi', dari Ibnu 'Umar radliyallahu 'anhuma bahwa ia pernah berihram dari Baitul Maqdis. 900 Musnad Syafi'i 1674: Abdul Wahab Ats-Tsaqafi menceritakan kepada kami dari Ayub bin Abu Tamimah dan Khalid Al Hadzdza', dari Abu Qilabah, dari Ibnu Abbas : Bahwa ia mendengar seorang lelaki berkata, "Labbaika sebagai ganti dari Syubrumah." Ibnu Abbas berkata, "Celakalah kamu, siapakah Syubrumah?" Salah seorang dari kedua perawi itu menyebutkan bahwa lelaki tersebut menjawab, "Dia adalah saudaraku." Sedangkan perawi lain menyebutkan bahwa lelaki itu menyebutnya sebagai kerabatnya. Ibnu Abbas bertanya, "Apakah engkau telah melakukan haji untuk dirimu sendiri?" Lelaki tersebut menjawab, "Belum." Ibnu Abbas berkata, "Jadikanlah hajimu yang sekarang untukmu, kemudian berhajilah lagi (di tahun berikutnya) untuk Syubrumah." 901 Musnad Syafi'i 1675: Muslim mengabarkan kepada kami dari Ibnu Juraij, dari Atha , dari Shafwan bin Ya'la bin Umayah, dari ayahnya: Bahwa ada seorang Arab badui datang kepada Nabi dengan memakai pakaian, jika tidak salah baju gamis atau jubah, sedangkan pada bajunya itu terdapat bekas shujrah (sejenis wewangian). Lalu lelaki badui itu berkata, "Aku berihram dengan memakai pakaian ini." Nabi bersabda, "Lepaskanlah baju gamis atau baju jubahmu itu dan cucilah shujrah yang ada padanya, dan kerjakanlah dalam umrahmu apa yang engkau kerjakan dalam hajimu."902 Musnad Syafi'i 1676: Yahya bin Sulaim mengabarkan kepada kami dari Abdullah bin Utsman bin Khaitsam, dari Sa'id bin Jubair, dari Ibnu Abbas bahwa Nabi pernah bersabda, "Termasuk pakaian kalian yang terbaik ialah yang berwarna putih Maka, pakailah ia oleh orang-orang hidup dari kalian, dan dengannya orang-orang mati kalian."903 Musnad Syafi'i 1677: Sufyan bin Uyainah mengabarkan kepada kami dari Amr bin Dinar, dari Thawus dan Atha -salah seorangnya atau kedua- duanya- dari Ibnu Abbas: Bahwa Nabi melakukan bekam ketika beliau sedang ihram. 904 Musnad Syafi'i 1678: Ibnu Abu Yahya mengabarkan kepada kami dari Ayub bin Abu Tamimi, dan Ikrimah, dari Ibnu Abbas: Bahwa ia memasuki kamar mandi ketika di Juhfah, sedangkan ia dalam keadaan ihram. Ia berkata, "Allah sama sekali tidak mempedulikan kotoran kita sedikitpun."905 Musnad Syafi'i 1679: Sufyan mengabarkan kepada kami dari Ayub bin Musa, dari Nafi', dari Ibnu Umar: Ia pernah memandang ke cermin, sedangkan ia dalam keadaan ihram. 906 Musnad Syafi'i 1680: Imam Malik mengabarkan kepada kami dari Muhammad bin Munkadir, dari Rabi'ah bin Abdullah bin Hudair: Bahwa ia melihat Umar bin Khaththab sedang membersihkan unta kendaraannya dari kuman-kuman di dalam tanah lumpur di Suqya, sedangkan ia dalam keadaan ihram. 907 Musnad Syafi'i 1681: Sufyan mengabarkan kepada kami dari Amr bin Dinar, dari Ibnu Abu Umarah, ia mengatakan: Aku pernah melihat Ibnu Umar memanah seekor burung gagak di Baida, sedangkan ia dalam keadaan ihram. 908 Musnad Syafi'i 1682: Abdul Wahab Ats-Tsaqafi mengabarkan kepada kami dan Yahya bin Sa'id Al Anshari, dari Abdullah bin Abbas, dan Rabi'ah, ia mengatakan: Aku pernah menemani Umar bin Khaththab dalam ibadah haji, aku tidak pernah melihatnya meminta dibuatkan suatu tenda pun hingga kembali (ke Madinah). 909 Musnad Syafi'i 1683: Sufyan bin Uyainah mengabarkan kepada kami dari Abdul Karim Al Jazari, dari Ubaidah bin Abdullah, dari Ibnu Mas'ud, dari ayahnya: Bahwa ia telah memutuskan dalam kasus berburu yarbu dengan denda seekor anak kambing jantan atau betina. 910 Musnad Syafi'i 1684: Sufyan mengabarkan kepada kami dari Mutharrif bin Tharif, dan Abu As-Safar: Bahwa Utsman bin Affan memutuskan dalam kasus membunuh Ummu Hubain dengan denda anak kambing yang masih kecil. 911 Musnad Syafi'i 1685: Ibrahim bin Yahya mengabarkan kepada kami dari Abdullah bin Abu Bakar: Para sahabat Rasulullah datang pada umrah qadha seraya menyandang pedang mereka, sedangkan mereka dalam keadaan ihram. 912 Musnad Syafi'i 1686: Ibrahim bin Sa'd mengabarkan kepada kami dari Ibrahim bin Syihab, dari Abu Bakar bin Abdurrahman, dari Marwan bin Hakam, dari Abdurrahman bin Aswad bin Abdu Yaghuts bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda, "Sesungguhnya diantara syair itu ada yang mengandung hikmah (kata-kata bijak)." 913 Musnad Syafi'i 1687: Ibrahim mengabarkan kepada kami dari Hisyam bin Urwah, dari ayahnya bahwa Rasulullah pernah bersabda, "Syair itu adalah kalam, syair yang baik sama dengan kalam yang baik, dan syair yang buruk sama dengan kalam yang buruk." 914 Musnad Syafi'i 1688: Abdurrahman bin Hasan bin Qasim Al Azraqi mengabarkan kepada kami dari ayahnya: Bahwa Umar bin Khaththab menaiki unta kendaraannya dalam ihramnya, maka untanya itu menuruni jalan yang menurun dengan melangkahkan salah satu kaki depannya dan mengakhirkan yang lainnya. Ar-Rabi' berkata, "Aku menduganya (perawi) mengatakan bahwa Umar berkata: Seakan-akan penunggangnya adalah sebuah tangkai menjulur yang diterpa angin, atau bagaikan peminum yang sedang mabuk Kemudian Umar mengucapkan, "Allahu Akbar, Allahu Akbar." 915 Musnad Syafi'i 1689: Sufyan mengabarkan kepada kami dari Amr bin Dinar, dari Atha', Bahwa ada seorang pemuda Quraisy membunuh seekor merpati di Makkah, maka Ibnu Abbas memerintahkan agar perbuatan anak itu ditebus dengan seekor kambing. 916 Musnad Syafi'i 1690: Muslim bin Khalid mengabarkan kepada kami dari Ibnu Juraij, dari Abu Az-Zubair, dari Jabir bin Abdullah bahwa ia pernah menceritakan tentang haji Nabi SAW dan perintah beliau kepada mereka (para sahabat) untuk bertalbiyah, dan beliau bersabda (kepada mereka), "Apabila kalian menuju Mina untuk kembali ke arah Ka'bah, maka bertalbiyahlah kalian!" 917 Musnad Syafi'i 1691: Malik mengabarkan kepada kami dari Abu Az-Zubair, dari Jabir, ia menceritakan: Kami menyembelih (kurban) bersama Rasulullah pada tahun Hudaibiyah seekor unta untuk 7 orang dan seekor sapi untuk 7 orang. 918 Musnad Syafi'i 1692: Sufyan bin Uyainah mengabarkan kepada kami dari Ibnu Thawus, dari ayahnya, dari Ibnu Abbas; juga dari Amr bin Dinar, dan Ibnu Abbas bahwa ia pernah mengatakan: Tidak ada istilah terkepung kecuali terkepung oleh musuh. Salah seorang dari keduanya (yakni ayah Thawus dan Amr bin Dinar) menambahkan, "Sekarang istilah terkepung sudah tidak ada lagi." 919 Musnad Syafi'i 1693: Muslim bin Khalid dan Sa'id bin Salim mengabarkan kepada kami dari Ibnu Juraij, dari Atha, dari Abdullah bin Abbas, ia mengatakan bahwa Al Fadhl bin Abbas mengabarkan kepadaku: Bahwa Nabi pernah memboncengnya dari Jam'un ke Mina, beliau terus-menerus mengucapkan talbiyah hingga melempar jumrah. 920 Musnad Syafi'i 1694: Sufyan mengabarkan kepada kami dari Ibnu Abu Nujaih, dari Mujahid, dari Ibnu Abbas mengenai orang yang berumrah: Ia mengucapkan talbiyah di saat mengusap rukun. 921 Musnad Syafi'i 1695: Muslim dan Sa'id mengabarkan kepada kami dari Ibnu Juraij, dari Atha', dari Ibnu Abbas, ia mengatakan: Orang yang berumrah mengucapkan talbiyah hingga ia memulai thawaf seraya mengusap (rukun) atau tidak mengusapnya. 922 Musnad Syafi'i 1696: Sufyan mengabarkan kepada kami dari Ibnu Abu Hushain, dari Abu Ali Al Azdi, ia mengatakan: Aku pernah mendengar Ibnu Umar berkata kepada orang yang mencukur rambutnya, "Hai nak, cukurlah sampai bersih!" Jika ia memotong rambutnya, maka yang mula-mula diambilnya ialah dari sebelah kanan sebelum sebelah kirinya. 923 Musnad Syafi'i 1697: Sufyan mengabarkan kepada kami dari Amr bin Dinar, ia mengatakan: Seorang tukang hijamah pernah mengabarkan kepadanya bahwa ia pernah memotong rambut Ibnu Abbas, maka Ibnu Abbas berkata (kepadanya), "Mulailah dari sebelah kanan." 924 Musnad Syafi'i 1698: Sufyan bin Uyainah mengabarkan kepada kami dari Ibnu Abu Nujaih, dari Mujahid bahwa Ali bin Abu Thalib pemah mengatakan, "Pada tiap bulan terdapat umrah." 925 Musnad Syafi'i 1699: Sufyan mengabarkan kepada kami dari Shadaqah bin Yasar, dari Al Qasim bin Muhammad: Bahwa Aisyah melakukan umrah dalam setahun sebanyak 2 kali, atau perawi mengatakannya berkali-kali. Perawi melanjutkan kisahnya: Aku katakan, "Apakah ada seseorang yang mencela perbuatannya itu?" Maka berkatalah Al Qasim, "Dia adalah Ummul Mukminin." Maka aku merasa malu. 926 Musnad Syafi'i 1700: Anas bin Iyadh mengabarkan kepada kami dari Musa bin Uqbah, dari Nafi', dari Ibnu Umar: Bahwa ia melakukan umrah dalam setahun sebanyak 2 kali, atau perawi mengatakannya berkali-kali.927 Musnad Syafi'i 1701: Sufyan mengabarkan kepada kami, ia pernah mendengar Amr bin Dinar mengatakan: Ibnu Aus Ats-Tsaqafi menceritakan kepadaku bahwa ia pernah mendengar Abdurrahman bin Abu Bakar menceritakan hadits berikut, "Rasulullah telah memerintahkan diriku agar menemani Aisyah melakukan umrah, maka aku menemaninya umrah dari Tan'im." Ibnu Aus dan lain-lainnya dalam hadits ini mengatakan bahwa (hal itu terjadi) di malam (malam keluarnya jamaah haji dari Makah hari-hari tasyriq). 928 Musnad Syafi'i 1702: Muslim bin Khalid mengabarkan kepada kami dari Ibnu Juraij, dari Muhammad bin Abbad bin Ja'far, ia mengatakan: Aku melihat Ibnu Abbas mendatangi rukun Hajar Aswad dalam keadaan tidak memakai wewangian, lalu ia menciumnya, kemudian menempelkan kening padanya, lalu ia menciumnya lagi dan menempelkan kening padanya, kemudian ia menciumnya lagi dan menempelkan kening padanya. 929 Musnad Syafi'i 1703: Malik mengabarkan kepada kami dari Nafi', dari Ibnu Umar , ia mengatakan: Rasulullah masuk bersama Bilal dan Utsman bin Thalhah -aku menduganya mengatakan Usamah bin Zaid- . Ketika Rasulullah keluar, aku bertanya kepada Bilal tentang apa yang dilakukan oleh beliau, maka ia menjawab, "Rasulullah mengambil posisi dengan menjadikan sebuah tiang berada di sebelah kanannya, 2 buah tiang berada di sebelah kirinya, dan 3 buah tiang berada di belakangnya, kemudian beliau shalat." Bilal melanjutkan kisahnya, "Pada saat itu Baitullah bertopang pada 6 buah tiang." 930 Musnad Syafi'i 1704: Ibnu Uyainah mengabarkan kepada kami dari Sulaiman Al Ahwal, yaitu Sulaiman bin Abu Muslim, paman Ibnu Abu Nujaih dia seorang yang berpredikat tsiqah (terpercaya)— dari Thawus, dan Ibnu Abbas, ia menceritakan hadits berikut: Dahulu orang-orang (setelah selesai haji) pulang ke semua penjuru (yakni ke negerinya masing-masing). Maka Rasulullah bersabda, "Jangan sekali-kali seseorang dari jamaah haji pulang sebelum akhir masanya adalah di Baitullah.'931 Musnad Syafi'i 1705: Sufyan mengabarkan kepada kami dari Amr bin Dinar, telah mengabarkan kepadaku orang yang pernah melihat Ibnu Abbas datang ke Arafah di waktu sahur. 932 Musnad Syafi'i 1706: Sufyan mengabarkan kepada kami dari Muhammad bin Munkadir, dari Sa'id bin Abdurrahhman bin Yarbu', dari Juwaibir bin Huwairits, ia mengatakan: Aku pernah melihat Abu Bakar wuquf di Quzah, sedangkan ia berkata, "Hai manusia, ber-istighfar-lah kalian!" Kemudian ia berangkat, dan seakan-akan aku sempat melihat pahanya karena ia memukul unta kendaraannya dengan tongkatnya. 933 Musnad Syafi'i 1707: Muslim bin Khalid mengabarkan kepada kami dari Ibnu Juraij, dari Muhammad bin Qais bin Makhramah, ia mengatakan: Rasulullah berkhutbah. Beliau bersabda, "Sesungguhnya orang-orang Jahiliyah dahulu berangkat dari Arafah sebelum matahari terbenam, dan (mereka berangkat) dari Muzdalifah sesudah matahari terbit, yaitu di saat matahari seakan-akan seperti serban kaum lelaki di atas kepala mereka. Dan sesungguhnya kami tidak akan berangkat dari Arafah sebelum matahari tenggelam, dan kami berangkut dari Musdalifah sebelum matahari terbit. Tuntunan kita berbeda dengan tuntunan para penyembah berhala dan orang-orang musyrik."934 Musnad Syafi'i 1708: Sufyan mengabarkan kepada kami dari Ibnu Thawus, dari ayahnya, ia mengatakan: Dahulu orang-orang Jahiliyah berangkat dari Arafah sebelum matahari tenggelam dan dari Muzdalifah sesudah matahari terbit, mereka selalu berkata, "Terbitlah, hai Tsabir, agar kami dapat berangkat." Maka, Allah mengakhirkan yang ini dan mendahulukan yang itu. 935 Musnad Syafi'i 1709: Sufyan mengabarkan kepada kami bahwa ia pernah mendengar Ubaidillah bin Abu Yazid mengatakan; Aku pernah mendengar Ibnu Abbas berkata. "Aku termasuk orang-orang yang datang mendahului Rasulullah dari kalangan orang-orang lemah keluarganya, dari Muzdalifah ke Mina." 936 Musnad Syafi'i 1710: Asy-Syafi'i mengabarkan kepada kami dari Daud bin Abdurrahman Al Aththar dan Abdul Aziz Muhammad Ad-Darawardi, dari Hisyam bin Urwah, dari ayahnya, ia mengatakan: Rasulullah kembali kepada Ummu Salamah pada Hari Raya Kurban, lalu beliau memerintahkannya agar segera berangkat dari Jam'un (Muzdalifah) hingga datang ke Makkah, kemudian shalat Subuh di Makkah. Hari itu merupakan hari giliran Ummu Salamah, maka, beliau suka bila Ummu Salamah menunaikannya. 937 Musnad Syafi'i 1711: Orang Masyriq yang aku percayai mengabarkan kepada kami dan Hisyam bin Urwah, dari ayahnya, dari Zainab binti Ummu Salamah, dari Nabi tentang hadits yang semisal. 938 Musnad Syafi'i 1712: Ibnu Abu Yahya mengabarkan kepada kami dari Abdul Aziz bin Abdul Hasan bin Muslim bin Bayak, ia mengatakan: Pernah hari Jumat bertepatan hari Tarwiyah pada masa Rasulullah SAW, lalu Rasulullah berdiam diri di halaman Ka'bah, lalu beliau memerintahkan banyak orang untuk pergi ke Mina, lalu beliau pun pergi dan melaksanakan shalat Zhuhur di Mina. Musnad Syafi'i 1713: Asy-Syafi'i berkata, "Apa yang telah kukatakan di Arafah, yaitu sekali adzan dan 2 kali iqamah adalah satu perkara."939 Ibnu Abu Yahya mengabarkan kepada kami dari Ja'far bin Muhammad, dari ayahnya, dari Jabir bin Abdullah, dari Nabi , yakni hadita yang sama. 940 Musnad Syafi'i 1714: Sufyan mengabarkan kepada kami dari Ibnu Thawus, dari ayahnya, ia mengatakan: Rasulullah berangkat dari Muzdalifah, dan untanya tidak pernah mengangkat kaki depannya dengan rendah, yakni berjalan cepat hingga beliau melempar jumrah," 941 Musnad Syafi'i 1715: Sa'id bin Salim Al Qaddah mengabarkan kepada kami dari Aiman bin Nabil, ia mengatakan: Qudamah bin Abdullah bin Ammar Al Kilabi pernah mengabarkan kepadaku, ia mengatakan: Aku pernah melihat Nabi melempar jumrah di Hari Raya Kurban seraya mengendarai unta shahba-nya tanpa memukul, tanpa mengusir dan tanpa mengatakan, "Menjauhlah, menjauhlah." 942 Musnad Syafi'i 1716: Sa'id bin Salim Al Qaddah mengabarkan kepada kami dari Sa'id, dari Qatadah, dari Abu Hasan Al A'raj, dari Ibnu Abbas: Bahwa Nabi SAW memberikan tanda (hewan kurbannya) pada lambung kanannya. 943 Musnad Syafi'i 1717: Muslim mengabarkan kepada kami dari Ibnu Juraij, dan Nafi', dari Ibnu Umar: Bahwa ia tidak mempedulikan di bagian mana ia membuat tanda pada hewan kurbannya, apakah pada lambung kiri atau lambung kanannya Sampai di sini Ar-Rabi' mengatakan: Imam Asy-Syafi'i menceritakan kepada kami. 944 Musnad Syafi'i 1718: Muslim bin Khalid dan Sa'id bin Salim mengabarkan kepada kami dari Ibnu Juraij, dari Atha, dari Abdullah bin Abbas, ia mengatakan bahwa Al Fadhl bin Abbas mengabarkan kepadaku: Bahwa Nabi pernah memboncengnya dari Jam'un ke Mina, beliau terus-menerus mengucapkan talbiyah hingga melempar jumrah. 945