17. Istisqo (Meminta Hujan)

【1】

Sunan Nasa'i 1487: Telah mengabarkan kepada kami [Qutaibah bin Sa'id] dari [Malik] dari [Syarik bin 'Abdullah bin Abu Namir] dari [Anas bin Malik] dia berkata: "Ada seorang lelaki datang kepada Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wa Sallam, lalu berkata: 'Wahai Rasulullah, binatang ternak telah binasa dan jalan-jalan telah terputus, maka berdoalah kepada Allah Azza wa Jalla. Kemudian Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam berdoa, maka turunlah hujan dari hari Jum'at ke Jum'at berikutnya." Lalu datang seorang lelaki kepada Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wa Sallam dan berkata: ' Wahai Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wa Sallam, rumah-rumah telah hancur. jalan-jalan telah terputus, dan binatang ternak telah binasa'. Kemudian Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wa Sallam berdoa: ' Ya Allah, turunkan hujan itu di atas puncak gunung, bukit, di tengah-tengah lembah, serta di tempat tumbuhnya pepohonan'. Maka awan pun menjauh dari Madinah bagaikan lepasnya baju (dari badan)."

【2】

Sunan Nasa'i 1488: Telah mengabarkan kepadaku [Muhammad bin Manshur] dia berkata: telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dia berkata: telah menceritakan kepada kami [Al Mas'udi] dari [Abu Bakr bin 'Amru bin Hazm] dari ['Abbad bin Tamim], [Sufyan] berkata: 'Aku bertanya kepada ['Abdullah bin Abu Bakr] lalu dia menjawab: 'Aku mendengarnya dari ['Abbad bin Tamim]: Bapakku menceritakan bahwa ['Abdullah bin Zaid] -orang yang bermimpi tentang adzan-berkata: " Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wa Sallam suatu hari keluar menuju tempat shalat untuk meminta hujan. Beliau menghadap kiblat dan membalik selendangnya, lalu shalat dua rakaat." Abu Abdurrahman berkata: "Ini kesalahan dari Ibnu Uyainah, Abdullah bin Zaid yang mimpi tentang adzan- adalah Abdullah bin Zaid bin Abdu Rabbih, sedangkan ini adalah Abdullah bin Zaid bin Ashim."

【3】

Sunan Nasa'i 1489: Telah mengabarkan kepada kami [Ishaq bin Manshur] dan [Muhammad bin Al Mutsanna] dari ['Abdurrahman] dari [Sufyan] dari [Hisyam bin Ishaq bin 'Abdullah bin Kinanah] dari [Bapaknya] dia berkata: "Seseorang mengutusku menemui [Ibnu Abbas], dan aku bertanya kepadanya tentang cara shalat Istisqa' Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wa Sallam?, maka ia menjawab: 'Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wa Sallam keluar dengan merendahkan diri, tawadlu, serta berpakaian sederhana. Beliau tidak berkhutbah seperti kalian. Lalu beliau shalat dua rakaat'."

【4】

Sunan Nasa'i 1490: Telah mengabarkan kepada kami [Qutaibah] dia berkata: telah menceritakan kepada kami ['Abdul 'Aziz] dari ['Umarah bin Ghaziyyah] dari ['Abbad bin Tamim] dari ['Abdullah bin Zaid] bahwa Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wa Sallam memohon hujan, dan beliau mengenakan pakaian hitam.

【5】

Sunan Nasa'i 1491: Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin 'Ubaid bin Muhammad] dia berkata: telah menceritakan kepada kami [Hatim bin Isma'il] dari [Hisyam bin Ishaq bin 'Abdullah bin Kinanah] dari [Bapaknya] dia berkata: "Aku bertanya kepada [Ibnu 'Abbas] tentang cara shalat Istisqa' Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wa Sallam, maka ia menjawab: 'Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wa Sallam keluar dengan berpakaian sederhana dan tawadlu, serta merendahkan diri. Lalu beliau duduk di atas mimbar dan tidak berkhutbah seperti kalian, namun beliau senantiasa berdoa dan merendahkan diri serta bertakbir. Kemudian shalat dua rakaat sebagaimana beliau shalat pada dua hari raya'."

【6】

Sunan Nasa'i 1492: Telah mengabarkan kepadaku ['Amru bin 'Utsman] dia berkata: telah menceritakan kepada kami [Al Walid] dari [Ibnu Abu Dzi'b] dari [Az Zuhri] dari ['Abbad bin Tamim], [pamannya] menceritakan kepadanya bahwa dia pernah berangkat bersama Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wa Sallam untuk memohon hujan. Beliau memindahkan posisi selendangnya dan membalik punggungnya (membelakangi) manusia. Kemudian berdoa dan shalat dua rakaat. Beliau membaca (ayat Al Qur'an) dengan suara yang keras."

【7】

Sunan Nasa'i 1493: Telah mengabarkan kepada kami [Qutaibah] dari [Sufyan] dari ['Abdullah bin Abu Bakr] dari ['Abbad bin Tamim] dari [pamannya], bahwa Nabi Shalallahu 'Alaihi Wa Sallam pernah meminta hujan, Beliau shalat dua raka'at serta membalik selendangnya.

【8】

Sunan Nasa'i 1494: Telah mengabarkan kepada kami [Qutaibah] dari [Malik] dari ['Abdullah bin Abu Bakr] bahwasanya ia mendengar ['Abbad bin Tamim] berkata: "Aku mendengar ['Abdullah bin Zaid] berkata: "Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wa Sallam keluar, lalu Beliau meminta hujan dan merubah posisi selendangnya saat menghadap kiblat."

【9】

Sunan Nasa'i 1495: Telah mengabarkan kepada kami [Hisyam bin 'Abdul Malik Abu Taqiyyul Himshi] dia berkata: telah menceritakan kepada kami [Baqiyyah] dari [Syu'aib] dari [Az Zuhri] dari ['Abbad bin Tamim] dari [pamannya] bahwasanya ia pernah melihat Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wa Sallam menghadap kiblat saat meminta hujan dan membalik selendangnya, serta mengangkat kedua tangannya.

【10】

Sunan Nasa'i 1496: Telah mengabarkan kepadaku [Syu'aib bin Yusuf] dari [Yahya bin Sa'id Al Qaththan] dari [Sa'id] dari [Qatadah] dari [Anas bin Malik] dia berkata: "Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam tidak mengangkat kedua tangannya sedikitpun saat berdoa, kecuali saat meminta hujan. Beliau mengangkat kedua tangannya hingga nampak ketiaknya yang putih."

【11】

Sunan Nasa'i 1497: Telah mengabarkan kepada kami [Qutaibah] dia berkata: telah menceritakan kepada kami [Al Laits] dari [Khalid bin Yazid] dari [Sa'id bin Abu Hilal] dari [Yazid bin 'Abdullah] dari ['Umair] -budak Abu Al Lahm- dari [Abu Al Lahm] bahwa dia pernah melihat Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam berada di Ahjaruz Zait (suatu tempat di Madinah) sedang meminta hujan. Beliau berdoa dengan mengangkat telapak tangannya.

【12】

Sunan Nasa'i 1498: Telah mengabarkan kepada kami ['Isa bin Hammad] dia berkata: telah menceritakan kepada kami [Al Laits] dari [Sa'id Al Maqburi] dari [Syarik bin 'Abdullah bin Abu Namir] dari [Anas bin Malik], bahwasanya dia (Syarik) mendengar Anas berkata: "Ketika kami sedang di masjid pada hari Jum'at dan Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wa Sallam sedang menyampaikan khutbah kepada manusia, tiba-tiba ada seorang lelaki yang berdiri dan berkata: 'Wahai Rasulullah, jalan-jalan telah terputus, harta benda telah binasa, dan negeri telah paceklik, maka berdoalah kepada Allah agar Dia menurunkan hujan kepada kami'. Lalu Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wa Sallam mengangkat kedua tangannya sejajar dengan wajahnya sambil mengucapkan: 'Ya Alllah, turunkan hujan kepada kami'. Demi Allah, sebelum Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam sempat turun dari mimbarnya, kami sudah diguyur hujan. Kami diberi hujan pada hari itu sampai Jum'at berikutnya. Lalu ada orang lelaki, -aku tidak tahu apakah dia yang telah berkata kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam 'Berilah kami hujan' atau bukan- berkata: 'Wahai Rasulullah, jalan-jalan telah terputus dan harta benda telah hancur karena melimpahnya air, maka berdoalah kepada Allah agar Dia menahan air itu dari kami'. Lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam berdoa: 'Ya Allah (turunkanlah hujan) di sekitar kami dan jangan atas kami, tetapi di gunung-gunung dan di tempat-tempat tumbuhnya pepohonan'." Anas berkata: "Demi Allah, tidaklah Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam mengatakan demikian kecuali awan itu telah berpencar hingga kami tidak melihatnya sedikitpun."

【13】

Sunan Nasa'i 1499: Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Basysyar] dia berkata: telah menceritakan kepadaku [Abu Hisyam Al Mughirah bin Salamah] dia berkata: telah menceritakan kepadaku [Wuhaib] dia berkata: Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Sa'id] dari [Anas bin Malik], bahwa Nabi Shalallahu 'Alaihi Wa Sallam bersabda: "Ya Allah turunkanlah hujan kepada kami."

【14】

Sunan Nasa'i 1500: Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad ibn 'Abdul A'la] dia berkata: telah menceritakan kepada kami [Al Mu'tamir] dia berkata: aku mendengar ['Ubaidullah bin 'Umar Al 'Umari] dari [Tsabit] dari [Anas bin Malik] dia berkata: "Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wa Sallam pernah khutbah pada hari Jum'at, maka orang-orang segera berkumpul dan berteriak kepadanya dengan berkata: 'Wahai Nabi Allah, hujan telah terputus dan binatang ternak telah binasa, maka berdoalah kepada Allah agar Dia menurunkan hujan kepada kami'. Beliau Shalallahu 'Alaihi Wa Sallam lalu berdoa: `Ya Allah, berilah kami hujan. Ya Allah, berilah kami hujan'. Anas berkata: "Demi Allah, kami tidak melihat setitik awan pun di langit." Dia melanjutkan lagi, "Lalu awan muncul dan bertebaran, kemudian menurunkan hujan. Setelah itu Rasulullah turun dari mimbar, kemudian shalat. Manusia pun bubar, sedangkan hujan belum reda sampai dengan Jum'at berikutnya. Ketika Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam berdiri untuk khutbah, orang-orang berteriak kepadanya dengan berkata: 'Wahai Nabi Allah, rumah-rumah telah hancur dan jalan-jalan telah terputus, maka berdoalah agar Dia menahan hujan dari kami'. Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam tersenyum, lalu berdoa: `Ya Allah (berilah hujan) di sekitar kami dan jangan di atas kami'. Maka terhentilah hujan itu di Madinah, dan hujan hanya turun di sekitarnya. Di Madinah tidak turun setetes pun, aku melihat Madinah laksana di kelilingi awan."

【15】

Sunan Nasa'i 1501: Telah mengabarkan kepada kami ['Ali bin Hujr] dia berkata: telah menceritakan kepada kami [Isma'il bin Ja'far] dia berkata: telah menceritakan kepada kami [Syarik bin 'Abdullah] dari [Anas bin Malik]: "Ada seorang lelaki yang datang kepada Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wa Sallam, sedangkan beliau sedang khutbah sambil berdiri, lalu dia menghadap kepada beliau sambil berdiri lantas berkata: 'Wahai Rasulullah, harta benda telah hancur dan jalan-jalan telah terputus, maka berdoalah kepada Allah Azza wa Jalla agar Dia menolong kami'. Kemudian Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wa Sallam mengangkat kedua tangannya dan berdoa: 'Ya Allah, tolonglah kami. Ya Allah, tolonglah kami'." Anas berkata: "Tidak, demi Allah, kami tidak melihat awan di langit, juga tidak ada mendung, padahal tidak ada rumah di antara kami dan gunung Sala' (sebuah gunung di Madinah), lalu muncul awan laksana perisai, dan setelah awan berada di tengah-tengah langit maka awan itu menyebar, sehingga turun menjadi hujan. Demi Allah, kami tidak melihat matahari selama satu pekan." Anas melanjutkan, "Kemudian pada hari Jum'at berikutnya seorang lelaki datang kepada Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wa Sallam dari pintu tadi ketika beliau Shalallahu 'Alaihi Wa Sallam sedang khutbah sambil berdiri, lalu orang tadi berkata: 'Wahai Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wa Sallam, harta benda telah hancur dan jalan-jalan telah terputus, maka berdoalah kepada Allah agar Dia menahan hujan dari kami'. Lalu Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wa Sallam mengangkat kedua tangannya sambil berdoa, 'Ya Allah (turunkan hujan) di sekitar kami dan jangan di atas kami. Ya Allah, turunkan di bukit-bukit, gunung-gunung, lubuk lembah, serta di tempat tumbuhnya pepohonan'. Maka awan pun lenyap, lalu kami keluar dan berjalan di bawah teriknya matahari." Syarik berkata: "Aku bertanya kepada Anas: `Apakah dia lelaki yang pertama tadi? ' la menjawab, 'Bukan'."

【16】

Sunan Nasa'i 1502: Telah berkata [Al Harits bin Miskin] dalam bentuk baca dan aku mendengarnya dari [Ibnu Wahb] dari [Ibnu Abu Dzi'b] dan [Yunus] dari [Ibnu Syihab] dia berkata: telah mengabarkan kepadaku ['Abbad bin Tamim] bahwasanya ia mendengar [pamannya] -seorang sahabat Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wa Sallam- dia berkata: "Pada suatu hari Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wa Sallam keluar untuk meminta hujan, lalu beliau membalik punggungnya (membelakangi manusia) dan berdoa sambil menghadap kiblat. Beliau juga membalik selendangnya, kemudian shalat dua rakaat." Ibnu Abu Dzi'ib berkata: 'Dan membaca surat dalam dua rakaat tersebut.'

【17】

Sunan Nasa'i 1503: Telah mengabarkan kepada kami ['Amr bin 'Ali] dia berkata: telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Sa'id] dari [Yahya] dari [Abu Bakr bin Muhammad] dari ['Abbad bin Tamim] dari ['Abdullah bin Zaid] bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam keluar untuk shalat Istisqa', lalu shalat dua rakaat dan menghadap kiblat.

【18】

Sunan Nasa'i 1504: Telah mengabarkan kepada kami [Mahmud bin Ghailan] dia berkata: telah menceritakan kepada kami [Waki'] dia berkata: telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Hisyam bin Ishaq bin 'Abdullah bin Kinanah] dari [Bapaknya] dia berkata: Salah seorang amir (pemimpin) mengutusku kepada Ibnu 'Abbas, untuk bertanya kepadanya mengenai shalat lstisqa'. Maka [Ibnu 'Abbas] menjawab: "Apa yang menghalanginya untuk bertanya kepadaku? Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam keluar dengan tawadhu', berpakaian sederhana, khusyu', dan merendahkan diri. Lalu shalat dua rakaat sebagaimana shalat dua hari raya, dan beliau tidak berkhutbah seperti khutbah kalian ini."

【19】

Sunan Nasa'i 1505: Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Rafi'] dia berkata: telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Adam] dia berkata: telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Ibnu Abu Dzi'b] dari [Az Zuhri] dari ['Abbad bin Tamim] dari [pamannya] bahwa Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wa Sallam pernah keluar untuk memohon hujan, maka beliau shalat dua rakaat dan membaca (ayat Al Qur'an) dengan suara yang keras pada dua rakaat tersebut.

【20】

Sunan Nasa'i 1506: Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Manshur] dia berkata: telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Mis'ar] dari [Al Miqdam bin Syuraih] dari [bapaknya] dari ['Aisyah] bahwa Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wa Sallam bila turun hujan, maka beliau mengucapkan: "Ya, Allah jadikanlah hujan ini bermanfaat."

【21】

Sunan Nasa'i 1507: Telah mengabarkan kepada kami ['Amr bin Sawwad bin Al Aswad bin 'Amr] dia berkata: telah memberitakan kepada kami [Ibnu Wahb] dia berkata: telah mengabarkan kepadaku [Yunus] dari [Ibnu Syihab] dia berkata: telah mengabarkan kepadaku ['Ubaidullah bin 'Abdullah bin 'Utbah] dari [Abu Hurairah] dia berkata: Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wa Sallam bersabda: "Allah Azza wa Jalla berfirman: 'Tidaklah Aku menganugerahkan suatu nikmat kepada hamba-hambaku melainkan sebagian mereka ada yang kufur, mereka berkata: "Ini terjadi dengan sebab bintang-bintang!"

【22】

Sunan Nasa'i 1508: Telah mengabarkan kepada kami [Qutaibah] dia berkata: telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Shalih bin Kaisan] dari ['Ubaidullah bin 'Abdullah] dari [Zaid bin Khalid Al Juhani] dia berkata: "Pada masa Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wa Sallam, hujan turun, maka beliau bersabda: 'Apakah tadi malam kalian tidak mendengar perkataan Rabb kalian? Dia berfirman, "Tidaklah Aku menganugerahkan suatu nikmat kepada hamba-hamba-Ku melainkan sebagian mereka ada yang kufur dengan nikmat tersebut, mereka berkata: `Kami diberi hujan dengan sebab bintang ini dan itu. Sedangkan orang yang beriman kepada-Ku, ia memuji-Ku karena air yang Aku turunkan, maka itulah orang yang beriman kepada-Ku dan kufur terhadap bintang-bintang. Sedangkan orang yang berkata: 'Kami diberi hujan dengan sebab bintang ini dan itu' adalah orang yang kufur kepada-Ku dan beriman kepada bintang-bintang'."

【23】

Sunan Nasa'i 1509: Telah mengabarkan kepada kami ['Abdul Jabbar bin Al 'Ala] dari [Sufyan] dari ['Amr] dari ['Attab bin Hunain] dari [Abu Sa'id Al Khudri] dia berkata: Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wa Sallam: "Seandainya Allah menahan hujan kepada para hambanya selama lima tahun, kemudian mengirimkannya, maka pasti sebagian manusia akan kafir sambil mengatakan: 'kami diberi hujan karena bintang Mijdah.' Ket. Bintang Mijdah: Nama sebuah bintang yang dikenal oleh kalangan orang-orang sebagai lambang turunnya hujan.

【24】

Sunan Nasa'i 1510: Telah mengabarkan kepada kami ['Ali bin Hujr] dia berkata: telah menceritakan kepada kami [Isma'il] dia berkata: telah menceritakan kepada kami [Humaid] dari [Anas] dia berkata: '"Hujan pernah tidak turun selama satu tahun, maka sebagian kaum muslim datang kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam pada hari Jum'at. Mereka berkata: 'Wahai Rasulullah, hujan telah terhenti, bumi telah menjadi tandus, dan harta benda telah hancur'. Lalu Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wa Sallam mengangkat kedua tangannya. Kami tidak melihat awan di langit. Lalu beliau menjulurkan tangannya (hingga kami melihat putihnya ketiak beliau Shalallahu 'Alaihi Wa Sallam) untuk meminta hujan kepada Allah Azza wa Jalla." Anas berkata: "Kami belum (selesai) shalat Jum'at, namun seseorang yang tinggal dekat dengan masjid sudah merasa sulit untuk pulang ke keluarganya (karena derasnya hujan penerj). Hal tersebut berlangsung sampai hari Jum'at berikutnya. Pada hari Jum'at berikutnya orang-orang berkata kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, 'Wahai Rasulullah, rumah-rumah telah hancur dan kendaraan tak bisa berjalan Anas berkata: "Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam tersenyum karena cepatnya rasa bosan anak Adam, lalu beliau bersabda: `Ya Allah (turunkanlah hujan) disekitar kami dan jangan di atas kami'. Lalu awan atau hujan itu menjauh dari Madinah."

【25】

Sunan Nasa'i 1511: Telah mengabarkan kepada kami [Mahmud bin Khalid] dia berkata: telah menceritakan kepada kami [Al Walid bin Muslim] dia berkata: telah memberitakan kepada kami [Abu 'Amr Al Auza'i] dari [Ishaq bin 'Abdullah] dari [Anas bin Malik] dia berkata: "Pada masa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam terjadi paceklik selama satu tahun. Ketika Rasulullah sedang khutbah pada hari Jum'at, tiba-tiba seorang Badui berdiri lalu berkata: 'Wahai Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, harta benda hancur dan keluarga kelaparan, maka berdoalah kepada Allah untuk kami'. Lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam mengangkat kedua tangannya, dan saat itu kami tidak melihat gumpalan awan di langit. Demi Dzat yang jiwaku ada di tangan-Nya, Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wa Sallam belum meletakkan tangannya kembali, namun awan telah menggumpal laksana gunung. Ketika beliau masih di mimbarnya, kami melihat hujan telah turun hingga menetes ke jenggotnya. Kami diguyur hujan pada hari itu dan besoknya, hingga sampai hari Jum'at berikutnya. Lalu orang Badui itu berdiri atau orang lain kemudian berkata: Wahai Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wa Sallam, bangunan telah hancur dan harta benda telah tenggelam, maka berdoalah kepada Allah untuk kami. Lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam mengangkat kedua tangannya sambil mengucapkan, Ya Allah (turunkanlah hujan) di sekitar kami dan jangan di atas kami'. Tidaklah Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam mengisyaratkan dengan tangannya ke sudut awan itu, melainkan awan itu berpencar sehingga Madinah menjadi cerah laksana kota yang dikelilingi suatu lingkaran. Lembah-lembah telah mengalir airnya dan tak ada orang yang datang ke Madinah dari arah mana saja melainkan ia akan menceritakan tentang hujan yang telah turun dengan sangat lebat."